Membiasakan Anak agar Suka Membaca
![]() |
| Ilustrasi: WIkipedia |
Seperti yang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya, mengajari anak untuk suka membaca adalah salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan sebagai orang tua. Mendidik mereka dan menanamkan kecintaan membaca sejak dini memiliki banyak manfaat dan dapat membantu anak-anak menjadi kutu buku di masa depan mereka. Sebagai orang tua pastinya akan lebih senang saat melihat anak sedang asik membaca buku daripada asik bermain game online kan, moms? :-)
Nah, selain cara-cara yang sudah dibahas sebelumnya, ada lagi tips lainnya untuk mendorong anak menjadi seorang kutu buku. Simak ya moms!
Lakukan kegiatan bersama yang melibatkan buku-buku yang ada di rumah
Membuat permainan atau aktivitas dari buku-buku yang sedang dibaca bersama bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mendorong anak-anak gemar membaca. Misalnya, menggambar karakter di salah satu buku favorit mereka, atau memerankan adegan favorit mereka bersama-sama. Yah, role play atau bermain peran adalah salah satu cara yang banyak disukai anak-anak. Ini juga dapat membantu anak-anak memahami buku dengan lebih baik.
Jangan menyuruh anak untuk belajar membaca sebelum mereka siap
Tumbuh kembang anak berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Ada yang cepat, ada yang membutuhkan proses lebih lama. Begitu juga dengan kemampuan dan keinginan anak dalam membaca. Beberapa anak akan siap untuk membaca sejak dini, banyak juga yang tidak mau membaca. Sangat penting bagi orang tua, terutama, maupun pengasuh atau orang-orang di sekitar anak untuk memperhatikan kesiapan mereka. Jika mereka sudah menunjukkan ketertarikannya, maka doronglah dia. Tetapi, apabila si anak belum memiliki ketertarikan (baca: sia anak belum siap), maka jangan paksakan, karena memaksa anak untuk suatu hal yang belum dia mau/ sukai akan menyebabkan keengganan atau lebih parah trauma bagi si anak. Justru, anak akan lebih menolak ketika diajak ataupun diajari membaca. Singkatnya, mengajari anak untuk gemar membaca termasuk membantu mereka menikmati dan ingin membaca sendiri, bukannya membaca karena dipaksa.
Jangan berhenti membaca untuk anak-anak saat mereka mulai belajar membaca sendiri
![]() |
| Ilustrasi: www.appletreebsd.com |
Ketika anak sudah bisa belajar membaca sendiri, bukan berarti orang tua atau pengasuh harus berhenti membaca dengan keras (reading aloud) kepada mereka. Membaca untuk anak-anak ketika mereka bertambah usianya masih sama pentingnya. Biasanya ketika anak-anak belajar membaca mereka mulai membaca buku-buku pendek sederhana. Namun, orang tua masih dapat membacakan cerita yang lebih panjang dengan lebih banyak kata dan ini akan memungkinkan mereka untuk belajar kosa kata yang lebih kompleks. Hal ini juga sangat penting untuk mempertahankan rutinitas mereka sekaligus bonding atau keterikatan dengan orangtua.
Jadilah contoh yang baik dan bacalah di depan mereka
Memberi contoh yang baik kepada anak sangat baik untuk tumbuh kembangnya, karena kepribadian dan kebiasaan anak tidak akan jauh dari lingkungan sekitarnya. Dalam hal membaca, orang tua perlu memberi contoh setiap waktu. Bacalah buku, majalah, atau bahkan buku-buku anak di depannya. Lambat laun si anak akan memiliki ketertarikan dan meniru kebiasaan membaca.
Ajaklah anak untuk berkunjung ke perpustakaan atau toko buku
Berkunjung ke perpustakaan atau toko buku bersama anak perlu dijadikan rutinitas agar anak akan merasa dekat dengan buku dan menyukai buku. Perpustakaan memiliki banyak koleksi buku untuk dibaca atau sekedar dilihat-lihat atau pun meminjamnya tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak untuk refreshing dengan anak. Sesekali ajari lah pula anak tentang prosedur meminjam dan mengembalikan buku di perpustakaan.
![]() |
| Ilustrasi: www.theurbanmama.com |
Nah, lain cerita kalau di toko buku, kita perlu merogoh kocek kita untuk bisa membawa pulang buku. Karena, sekalinya datang ke toko buku, para penikmat buku akan melirik banyak judul buku. Namun, sesekali mengajak anak untuk membeli buku adalah ide yang sangat bagus. Ajarilah anak untuk menjajakan uang tabungannya untuk membeli buku ketimbang untuk membeli mainan.
Batasi teknologi
Membatasi teknologi kepada anak adalah solusi yang tepat. Anak-anak jaman now akan jauh lebih tertarik dengan gadget, TV, dll daripada membaca buku. Alasannya, gadget maupun TV menampilkan beragam menu menarik ketimbang buku. Tidak mudah bagi parents di era global seperti saat ini memang. Tapi inilah tantangan yang harus dihadapi demi masa depan anak-anak yang lebih baik. []
Baca Juga: AGAR ANAK SUKA MEMBACA (#part1)



0 Komentar